Dalamdokumen Divisi Buku Perguruan Tinggi PT RajaGrafindo Persada J A K A R T A (Halaman 61-67) kata-kata, dari yang tidak bisa menulis menjadi bisa menulis. Kemampuan anak dalam berbicara dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu kematangan alat berbicara, kesiapan berbicara, model yang baik untuk dicontoh, kesempatan berlatih, motivasi dan bimbingan.
Berapabanyak orang di dunia yang kuliah di universitas? 22,7% dari populasi orang dewasa spanyol memiliki derajat ini, sedangkan persentasenya adalah 42,3% di rata-rata negara-negara OECD dan 44,8% di UE. Sebaliknya, persentase populasi orang dewasa dengan studi atasan (38,6%) berada di rata-rata OECD (39,6%) dan Uni Eropa (37,4%).
Gedungyang digunakan untuk proses belajar mengajar berada pada lantai dua dan lantai tiga. Tepat di tengah-tengah gedung terdapat sebuah taman bunga dan kolam ikan yang memberikan kesejukan disekitarnya. Ruang kelas yang digunakan memiliki ukuran kurang lebih 7 x 8 meter yang mampu menampung 20-30 siswa.
Perbaikankesejahteraan masyarakat terdidik ini, sekaligus, merupakan potensi terbesar yang memungkinkan generasi penerus berkesempatan belajar di perguruan tinggi (PT). Bahkan, penyelenggaraan program pascasarjana di beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) dan PTS telah memungkinkan masyarakat kita memiliki gelar S2 dan S3 (formal).
Mahasiswaadalah seseorang yang belajar di perguruan tinggi, di dalam struktur pendidikan di Indonesia mahasiswa memegang status pendidikan tertinggi diantara yang lain. Menurut Sarwono Mahasiswa adalah setiap orang yang secara terdaftar untuk mengikuti pelajaran disebuah perguruan tinggi dengan batasan umur sekitar 18 - 30 tahun.
Saatmemasuki dan menjalani pendidikan pada Perguruan Tinggi, mahasiswa biasanya akan mengalami masa-masa yang berbeda dengan masa-masa saat mereka belajar di SMA. Banyak hal-hal baru yang akan dijumpai yang membutuhkan pemahaman yang baik untuk melihat segala kebaikan yang ditawarkan sekaligus juga godaan-godaan yang dapat mengganggu bila tidak mampu dipertimbangkan dan diarahkan dengan bijak, dan perlunya semangat untuk lebih berinisiatif dalam mencari solusi.
Bukan hanya pelajar di jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi saja, semua orang hingga orang sibuk pun masih butuh belajar.. Jika kamu merasa terlalu tua untuk belajar, anggapan tersebut tidaklah benar.Ada berbagai cara belajar efektif yang akan membantu proses belajar menjadi lebih mudah dan menyenangkan.. Setiap yang dipelajari hari ini tentu akan bermanfaat
dididikmenjadi orang yang profesional dalam satu bidang keilmuan, dan dapat mengabdi untuk masyarakat dan negara. Untuk mencapai kesuksesan seorang mahasiswa harus mengetahui apa saja strategi yang harus dibuatnya, yang utama dalam kegiatan belajar di perguruan tinggi. 2Abu Ahmadi. Tehnik Belajar Efektif, ( Jakarta: Rineka Cipta, 1991
uxZfvmE. – Dari banyaknya perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, 10 di antaranya merupakan perguruan tinggi yang banyak disasar mahasiswa asing. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kemendikbud Ristek, merilis daftar10 perguruan tinggi yang memiliki jumlah mahasiswa asing mencapai ratusan orang dan tersebar di berbagai jenjang mulai D3 hingga posisi pertama penerima mahasiswa asing terbanyak adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS. Ada 1793 mahasiswa asing di ITS yang mengajukan izin studi. Baca juga 2 Program Beasiswa ke Cambridge, Mulai Jenjang S1, S2 dan S3 Direktur Kemitraan Global DKG ITS, Prof. Maria Anityasari mengatakan, pencapaian ini berhasil dirilis oleh Dikti saat mendatangi rapat pengajuan izin belajar dan pelaporan mahasiswa mancanegara kepada Dikti. Pada umumnya, informasi tersebut biasanya dirilis ketika menjelang akhir tahun. “Penyampaian oleh Dikti saat ini mungkin masih bersifat sementara. Karena tahun 2022 masih belum berakhir,” ucapnya dilansir dari laman ITS. Melalui program magang, pertukaran pelajar, hingga short course, DKG ITS berhasil menerima lonjakan jumlah mahasiswa mancanegara yang tertarik untuk mengunjungi ITS secara luring. “Sejak 2020, kami berusaha menyelenggarakan virtual mobility yang menarik agar aktivitas internasionalisasi di ITS tetap hidup meski di masa pandemi,” kata Maria. Baca juga Cara Daftar Beasiswa S2/S3 Bill Gates Cambridge, Uang Saku Rp 325 Juta Menurutnya, ITS tahun ini sering menerima mahasiswa mancanegara yang mengikuti program jangka pendek berasal dari Shibaura Institute of Technology SIT, Jepang. Selain program jangka pendek, tahun ini ITS berhasil menerima pertukaran mahasiswa mancanegara yang mayoritas berasal dari Eropa. Mulai dari mahasiswa Perancis, Finlandia, Denmark, dan berbagai negara lainnya. Untuk daftar 10 perguruan tinggi yang menerima mahasiswa asing terbanyak, berikut rinciannya. 1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jumlah mahasiswa asing 2. Universitas Surabaya Jumlah mahasiswa asing 3. Universitas Telkom Jumlah mahasiswa asing 867 Baca juga Uang Saku Rp 325 Juta, Ini Cara Daftar Beasiswa Gates Cambridge S2-S3 4. Universitas Airlangga Jumlah mahasiswa asing 852 5. Universitas Islam Indonesia Jumlah mahasiswa asing 816 mahasiswa 6. Universitas Tarumanegara Jumlah mahasiswa asing 356 mahasiswa 7. Universitas Diponegoro Jumlah mahasiswa asing 299 8. Universitas Indonesia Jumlah mahasiswa asing 280 9. Universitas Sulawesi Utara Jumlah mahasiswa asing 268 mahasiswa 10. Universitas Gadjah Mada Jumlah mahasiswa asing 236 mahasiswa Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Pendidikan Peran Mahasiswa dan Fungsi Mahasiswa. Pengertian Mahasiswa, Peran, Fungsi, Ciri, Ciri dan Menurut Ahli adalah orang-orang yang menempuh pendidikan di suatu perguruan tinggi baik di universitas, institut maupun akademi. Mereka yang terdaftar sebagai pelajar di perguruan tinggi bisa disebut sebagai Mahasiswa. Mahasiswa Adalah? Peran Mahasiswa Mahasiswa adalah sebutan untuk seseorang yang sedang menempuh atau menjalani pendidikan tinggi di perguruan tinggi seperti sekolah menengah atas, akademi, dan umumnya universitas. Secara historis, mahasiswa dari berbagai negara memiliki peran penting dalam sejarah suatu negara. Misalnya, ratusan mahasiswa berhasil mendesak Presiden Soeharto mundur dari jabatannya sebagai Presiden, di Indonesia pada Mei 1998. Mahasiswa adalah orang-orang yang belajar di suatu universitas baik di universitas, institut atau akademi. Mereka yang terdaftar sebagai pelajar di perguruan tinggi bisa disebut sebagai pelajar. Namun pada dasarnya pengertian siswa tidak sesempit itu. Mendaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi hanya merupakan syarat administrasi untuk menjadi mahasiswa, namun menjadi mahasiswa memiliki arti yang lebih luas dari sekedar masalah administrasi itu sendiri. siswa, berasal dari subjudul siswa. Sedangkan santri dibagi lagi menjadi dua suku kata yaitu maha dan santri. maha berarti “ter” dan pelajar berarti “pelajar” jadi dalam arti pelajar berarti terpelajar. Artinya seorang siswa tidak hanya mempelajari bidang yang dipelajarinya tetapi juga menerapkan dan mampu berinovasi serta berkreasi tinggi dalam bidang tersebut. Memiliki gelar mahasiswa merupakan sumber kebanggaan sekaligus tantangan. Toh, harapan dan tanggung jawab yang diemban siswa begitu besar. Mahasiswa adalah agen perubahan. Menjadi seseorang yang dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh suatu bangsa di berbagai belahan dunia. Baca juga Peran Mahasiswa di Masyarakat Mahasiswa UMSurabaya foto humas UM Surabaya Mahasiswa Menurut GUARDIAN OF VALUE Kamu yang disebut-sebut sebagai siswa tingkat tinggi memiliki peran sebagai pengawal nilai-nilai masyarakat yang kebenarannya mutlak, yaitu menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, gotong royong, integritas, empati dan kualitas yang dibutuhkan dalam kehidupan di masyarakat lain. Selain itu dituntut juga untuk mampu berpikir secara ilmiah tentang nilai-nilai yang dijaga. Tidak hanya itu, Anda juga sebagai pembawa, komunikator, dan penyebar nilai dan ilmu yang telah dipelajari. Menurut AGENT OF CHANGE Mahasiswa juga berperan sebagai motivator yang mengajak seluruh masyarakat untuk dapat bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, dengan mempertimbangkan berbagai ilmu, ide, dan ilmu yang dimilikinya. Sudah bukan zamannya lagi mahasiswa hanya berdiam diri dan juga tidak peduli dengan permasalahan bangsa dan juga negaranya, karena di pundaknya mahasiswa diletakkan titik kebangkitan suatu negara atau bangsa. Menurut MORAL FORCE Mahasiswa memiliki jenjang pendidikan yang paling tinggi, sehingga dituntut’ untuk memiliki akhlak yang baik pula. Tingkat intelektualitas seorang siswa akan diselaraskan dengan tingkat moralitas dalam hidupnya. Salam inilah yang menjadi alasan mengapa mahasiswa dijadikan sebagai kekuatan moral bangsa yang diharapkan dapat menjadi teladan dan juga penggerak perbaikan moral di masyarakat. Mahasiswa Menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia Mahasiswa adalah seseorang yang menempuh pendidikan di suatu perguruan tinggi, dalam struktur pendidikan di Indonesia mahasiswa menyandang status pendidikan paling tinggi di antara yang lain. Anrti Mahasiswa Menurut Sarwono Mahasiswa adalah setiap orang yang terdaftar untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan batasan usia sekitar 18 – 30 tahun. Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya, karena terikat dengan perguruan tinggi. Mahasiswa Menurut Knopfemacher Mahasiswa adalah calon sarjana yang terlibat dalam perguruan tinggi yang berpendidikan tinggi dan diharapkan menjadi calon intelektual. Fungsi dan Peran Mahasiswa mahasiswa kedokteran UMM-Malang foto via Sebagai siswa dari berbagai tingkatan, terdapat beberapa jenis label yang melekat pada siswa tersebut, misalnya Direct Of Change, mahasiswa dapat melakukan perubahan secara langsung karena sumber daya manusianya yang melimpah Agent Of Change, seorang student agent of change, artinya sdm2 untuk melakukan perubahan Stok Besi, sumber daya manusia siswa tidak akan pernah habis. Tenaga Moral, Mahasiswa adalah sekelompok orang yang memiliki akhlak yang baik. Pengendalian Sosial, siswa merupakan pengendali kehidupan sosial, misalnya pengendali kehidupan sosial masyarakat. Namun secara umum setidaknya ada 3 Peran Mahasiswa dan fungsi Mahasiswa yang sangat penting bagi mahasiswa yaitu 3 Peran Mahasiswa Mahasiswa Baru Foto Via 1. Peran Moral dunia kampus adalah dunia dimana setiap mahasiswa bebas memilih kehidupan yang diinginkannya. Disinilah dituntut tanggung jawab moral dari sesama sebagai individu untuk dapat menjalani kehidupan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan akhlak yang hidup dalam masyarakat. 2. Peran Sosial Selain tanggung jawab individu, siswa juga memiliki peran sosial yaitu keberadaannya dan segala perbuatannya tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri tetapi juga harus membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. 3. Peran Intelektual Mahasiswa sebagai orang yang disebut-sebut sebagai intelektual harus mampu mewujudkan status tersebut di ranah kehidupan nyata. Dalam arti menyadari bahwa fungsi dasar siswa adalah berjuang dengan ilmu pengetahuan dan memberikan perubahan yang lebih baik dengan intelektualitas yang dimilikinya selama menempuh pendidikan. Siswa memiliki peran khusus yang dikelompokkan menjadi tiga fungsi, yaitu SEBAGAI PENGENDALIAN SOSIAL Peran Mahasiswa, Mahasiswa dengan pendidikannya sehingga memiliki kemampuan intelektual, kepekaan sosial dan sikap kritis, nantinya diharapkan siswa mampu menjadi pengontrol kehidupan sosial di masyarakat dengan memberikan saran, kritik dan juga solusi atas permasalahan sosial masyarakat dan bangsa. Peran siswa sebagai kontrol sosial terjadi ketika ada hal-hal yang salah atau ganjil dalam masyarakat. Mahasiswa harus memberontak terhadap kebusukan yang terjadi di birokrasi yang selama ini dinilai lesu. Kemudian jika siswa cuek dan juga tidak peduli terhadap lingkungan, maka tidak ada harapan yang lebih baik bagi kehidupan bangsa kelak. Mahasiswa memang harus menumbuhkan jiwa kepedulian sosial, dimana mahasiswa harus peduli terhadap masyarakat karena mahasiswa adalah bagian dari masyarakat. Kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk demo atau jalan-jalan, tetapi dengan pemikiran-pemikirannya yang brilian, berdiskusi, atau memberikan bantuan moral dan material kepada masyarakat dan bangsa. SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Mahasiswa tingkat tinggi juga merupakan agen perubahan. Artinya, bertindak tidak seperti pahlawan yang datang ke suatu negara kemudian dengan berani mengusir para penjahat dan dengan berani pahlawan itu meninggalkan daerah tersebut diiringi tepuk tangan oleh penduduk setempat. Dalam pengertian ini siswa bukan hanya sebagai pemrakarsa perubahan, tetapi sebagai objek atau aktor perubahan. Sikap kritis positif harus dimiliki dan seringkali dapat membuat perbedaan besar dan juga membuat pemimpin yang tidak kompeten sakit dan cemas. Banyak kebodohan dan ketidakadilan telah dilakukan oleh para pemimpin bangsa ini. Anda seharusnya berpikir untuk kembali dan juga mengubah situasi. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan menuju arah yang positif dan tidak kehilangan jati dirinya sebagai mahasiswa dan juga Bangsa Indonesia Peran Mahasiswa Sebagai Generasi Penerus Bangsa Mahasiswa tingkat tinggi juga memiliki peran sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan memiliki kemampuan, keterampilan, dan akhlak yang luhur untuk dapat menjadi calon pemimpin yang siap. Anda adalah aset, cadangan, dan juga harapan bangsa untuk masa depan. Anda bukan sekedar akademisi intelektual yang hanya duduk dan mendengarkan dosen di ruang kuliah. Anda harus memperkaya diri sendiri dengan pengetahuan yang lebih baik baik dari segi profesionalisme maupun masyarakat. Mahasiswa sebagai bekal besi yang menjadi calon pemimpin bangsa kelak akan menggantikan generasi yang ada, sehingga tidak cukup hanya dengan menumbuhkan ilmu tertentu. Ada juga kebutuhan akan soft skill seperti kepemimpinan, kemampuan memposisikan diri, dan kepekaan tinggi. Nah, itulah ulasan tentang makna, peran dan fungsi siswa menurut beberapa ahli. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda khususnya bagi anda para pelajar. Jenis dan Macam Mahasiswa Murid kupu-kupu Kupu-kupu? Alias kuliah mudik, tipe mahasiswa ini yang paling malas mengikuti yang namanya organisasi di hatinya tidak tersentuh oleh cahaya aktivis, prinsipnya kuliah terus belajar dan terus belajar dengan motto hidup tiada hari tanpa belajar. Biasanya datang lebih awal buka gerbangnya mungkin gan! Atau duduk di depan untuk dilihat. Jenis mahasiswa ini paling banyak dijumpai, pasif di kampus soal pergerakan dan paling suka dengan IPK, yang utama harus hati-hati jangan sampai mendapat nilai B, bahkan lebih parahnya sering membuat status dengan kalimat terakhir. Pelajar kura-kura yang satu ini hampir 180 derajat terbalik dari yang pertama, tiada hari tanpa organisasi alias pertemuan perguruan tinggi, esensi dari organisasi nomor satu adalah patah hati dengan motto “banyak organisasi punya banyak rezeki” jarang memperhatikan tugas yang menumpuk karena lebih sering menyusun laporan aktivitas. Banyak organisasi yang mengikuti bahkan mengikuti beberapa UKM juga dengan alasan pembelajaran tidak hanya dosen yang sama. Sebagian besar mahasiswa ini walaupun jarang belajar, namun IPKnya tinggi, karena mereka aktif diklasifikasikan dengan segudang pertanyaan yang dilontarkan kepada dosen dan teman-temannya selama presentasi, banyak dari mereka yang berbicara hingga tidak nyambung. Mahasiswa kunang-kunang Nah loh! Jangan sampai ketinggalan yang satu ini, nyawanya pulang tidak antara datang tanpa diundang alias menghilang mulu kantin kecil dengan kebiasaan kuliah nangkring-perguruan nangkring, kebiasaan datang telat dan sangat ceroboh dengan dosennya, tidak merasa salah sudah terlambat mengerti pekerjaannya Setiap malam saya menginap di persimpangan dengan segelas kopi, biarlah! Bangun lelah. Selain itu, siswa tipe ini sering kali mengabaikan tugas, dengan mengandalkan teman-temannya yang akan dihubungi, tidak benar bahwa mengumpulkan tugas itu tidak penting daripada tidak mengumpulkannya !! Itu benar, pada prinsipnya !! Menjalani kuliah baget santai dengan motto hidup “menjalani hidup seperti air mengalir” di selow wae gan. Nah mahasiswa kubis yang satu ini adalah anak ekonomi terbaik gan, sangat diperhitungkan, kalo kuliah bisa depet duit kok tidak! Alias kuliah bisnis, pergi ke kampus membawa makanan untuk dijual, sebagian besar kertas makanan disimpan di gazebo atau tempat lain dan dibawa pulang ke rumah. Bahkan di ruang kelas, sistem untung-rugi! Seseorang meninggalkan salinan fotonya? Beli buku? Dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Seperti perusahaan jasa seperti itu. Mahasiswa tipe ini kamu harus hati-hati gan kalau mau ketemu temen lama pasti ada tujuan tertentu, modusnya istilahnya, dengan menawarkan produk MLM nya dan lebih parah lagi status FB nya MLM semua gan! Dengan motto “kuliah kerja nyata” tentunya kuliah sebagian besar hanya teori. Mahasiswa kuda jenis ini sangat aktif, karena mereka tahu bahwa setiap pekerjaan atau kesibukan sebagai dai adalah kewajiban mahasiswa dalam hal dakwah. Nah sobat! Perlu dicontoh nihh meski jarang hadir di kampus tapi sikap optimis mereka tak pernah pudar seiring waktu. mengusung amanah sebagai ujung tombak perubahan, untuk menyambut kebangkitan Islam akhir zaman. Pergerakan mereka biasanya berada di bawah naungan BKLDK / FS LDK. Murid tipe ini sangat istiqomah gan! Berangkat ke kampus langsung ke masjid, balik lagi dari masjid kampus. Bahkan banyak diantara mereka malah numpang di masjid, hatinya sudah terikat ke masjid gan !. Dengan motto “Saya seorang pengkhotbah yang kebetulan seorang mahasiswa” Karakteristik Mahasiswa Berjuang untuk sukses di bidang akademik, aktif dalam organisasi, organ dan olah raga, romantisme dalam dunia asmara. RAKUSIR merupakan ciri yang harus ada pada diri siswa yaitu kependekan dari RASIONAL, ANALISIS, KRITIS, UNIVERSAL, SISTEMATIS. Berikut uraiannya DASAR PERTIMBANGAN, menurut pemikiran dan pertimbangan yang logis dan masuk akal ANALISIS, Analisis atau analisis adalah suatu studi yang dilakukan terhadap suatu bahasa dengan tujuan untuk mengkaji struktur bahasa tersebut secara mendalam. Sedangkan dalam kegiatan laboratorium, kata analysis atau analysis juga dapat berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat di dalam trailer. Namun dalam perkembangannya, penggunaan kata analysis atau analysis mendapat sorotan dari kalangan akademisi, khususnya ahli bahasa. Penggunaan yang tepat adalah analisis kata. Hal ini dikarenakan kata analisis merupakan kata serapan dari bahasa asing Inggris yaitu analisys. Dari akhiran -isys bila diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi -isis. Maka sudah sepatutnya kita meluruskan penggunaan masing-masing bahasa agar tercipta praktek kebahasaan yang baik dan benar demi kemajuan bangsa Indonesia. CRITICAL, adalah aliran pemikiran yang menekankan pada penilaian reflektif dan kritis masyarakat dan budaya dengan menerapkan pengetahuan dari ilmu sosial dan humaniora. Sebagai sebuah istilah, teori kritis memiliki dua makna dengan asal-usul dan sejarah yang berbeda yang pertama berasal dari sosiologi dan yang kedua berasal dari kritik sastra, yang digunakan dan diterapkan sebagai istilah umum yang dapat menggambarkan teori berdasarkan kritik; dengan demikian, teori Max Horkheimer menggambarkan teori kritis sejauh mencoba “membebaskan manusia dari keadaan perbudakan mereka. UNIVERSAL, Universal artinya bersama. Misal, konsep kemanusiaan merupakan konsep yang diyakini universal, karena konsep ini diyakini dimiliki oleh setiap manusia tanpa memandang apakah orang tersebut berkulit hitam, putih, muslim atau kristen, baik dia orang cina maupun amerika. Kata-kata yang berlawanan dari universal bisa spesifik, bisa juga diskriminatif, dan sebagainya, tergantung konteks kalimat yang mengandung kata universal tersebut. SISTEMATIS, Sistematis adalah segala upaya untuk mendeskripsikan dan merumuskan sesuatu dalam suatu hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti utuh, menyeluruh, terintegrasi, mampu menjelaskan urutan sebab-akibat yang berhubungan dengan objeknya Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dalam suatu rangkaian sebab akibat. kondisi ketiga dari pengetahuan. INOVATIF, mampu menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat. REVOLUTIONER, mampu mengubah situasi dan situasi menjadi lebih baik. editor cak iPhin sumber
WhatsApp Facebook Twitter Pinterest Linkedin Copiar Link Joseph Gordon-Levitt, Karlie Kloss e Natalie Portman são algumas celebridades que fizeram universidade mesmo depois da fama Foto Getty Images Recentemente, Karlie Kloss anunciou que estaria tirando se distanciando das passarelas. Muitos motivos foram apontados, mas o verdadeiro é que a top model vai começar a estudar na Escola Gallatin, da Universidade de Nova York. Assim como ela, muitas celebridades decidem balancear a carreira artística com os estudos a fim de obter uma formação. Confira abaixo alguns desses casos Joseph Gordon-Levitt já participava de '3rd Rock from the Sun' quando se matriculou na Universidade de Columbia, em Nova York. Foto Getty Images Se você notou a ausência de Dakota Fanning na indústria cinematográfica deve ser porque ela está estudando na Universidade de Nova York desde 2011. Foto Getty Images Michael Jordan abandonou o curso na Universidade da Carolina do Norte em Chapel Hill para seguir a carreira como jogador de basquete. Voltou a estudar em 1986 para conseguir o diploma de Geografia Cultural. Foto Getty Images 'No Balanço do Amor' já havia sido lançado, mas, mesmo assim, a atriz Julia Stiles foi para a Universidade de Columbia e se formou em Literatura no ano de 2005. Foto Getty Images Tyra Banks,apresentadora do reality show 'America's Next Top Model', já estudou na Universidade de Cambridge e em Harvard. Foto Getty Images Brooke Shields já havia estrelado 'A Lagoa Azul' e 'Pretty Baby Menina Bonita' quando foi estudar na Universidade de Princeton. Foto Getty Images Eva Longoria estudou na Universidade Northridge na Califórnia e conquistou seu diploma em 2013. Foto Getty Images Mesmo depois de estar em 'Taxi Driver' e 'Um Dia Muito Louco', Jodie Foster foi para a Universidade de Yale logo após se formar no colegial para conseguir o diploma de Literatura. Foto Getty Images Pelo jeito, o ator James Franco gosta mesmo de estudar. Tem diplomas das seguintes universidades Escola de Design de Rhode Island, Universidade de Nova York, Faculdade do Brooklyn, Universidade de Columbia, Yale e Universidade de Califórnia em Los Angeles UCLA. Tudo isso foi balanceado com sua carreira em Hollywood. Foto Getty Images Natalie Portman formou-se em Psicologia pela Harvard em 2003, anos depois de gravar o segundo episódio de 'Star Wars'. Foto Getty Images A estrela da franquia 'Harry Potter', Emma Watson, se formou o ano passado em Literatura na Universidade de Brown. Começou o curso em 2009 e o abandonou dois anos depois. Com a agenda mais tranquila, anunciou sua volta em 2013. Foto Getty Images Kristen Stewart se matriculou na Universidade da Califórnia em 2013 e almeja ir até o final com o curso. Foto Getty Images Shakira fez um curso de História da Civilização Ocidental na Universidade da Califórnia. Foto Getty Images