Secaraanalogis misalnya Anda akan membuat sebuah surat undangan rapat massal yang isi redaksinya sama,tetapi diyujukan untuk orang berbeda.Agar efektif dalam pengerjaannya dapat Anda manfaatkan fasilitas mail merge yang ada pada Microsoft Word.Terdapat dua file utama yang dipergunakan yaitu file data yang berisikan table data penerima surat dan sebuah
Memberiinformasi tentang nama file dan aplikasi yang sedang dibuka. Pada ujung pojok kanan atas terdapat tombol Maximize Button untuk membuat tampilan CorelDRAW satu layar penuh, Minimize button untuk meletakkan program pada Taskbar menu, sedangkan Close button untuk mengakhiri program. , bahkan terlihat kabur berbentuk kotak-kotak ( juggy
Selaincara diatas penggeseran The with of the tweak area dapat dilakukan dengan tombol Arah apa keyboard, klik -> tahan dan seret tombol kiri mouse hingga membentuk object kotak tiga dimensi, setelah itu lepas tombol kiri mouse, jika pada waktu membuat object sambil menekan tombol Shift pada keyboard maka object yang dihasilkan akan
Memainkanfile lagu dan video dapat menggunakan Amarok, Xine, XMMS. Mengolah gambar seperti foto Buatlah sebuah tombol berbentuk kotak. Ada beberapa teknik ketika membuat efek khusus pada tombol (button) yaitu memberi warna putih agar kelihatan seperti “button gel” atau hanya memberikan efek shadow saja.
Merupakanderetan tool-tool (gambar-gambar yang berbentuk tombol) yang M ewakili perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program. Sebagai contoh kalo ita klik menu Home, akan muncul toolbar berikut
cPenyimpanan file masukkan file Name d Tekan tombol save 4. a Bukalah file Art Kamu ubah jenis huruhnya c Klik format >fon d pilih jenis huruf yang kamu ingin e Pilih kotak font color 5. a Klik edit >find dan tekan ctrl+f . . b Ketik kata kesenian dan tekan . Tombol find next . c Beri tanda HIGHLIGHTS ALL items . Found in
Macromediaflash memiliki fasilitas Action Script digunakan agar suatu project multimedia lebih interaktif dan memiliki kecanggihan khusus. Seperti halnya pada pembuatan presentasi, Tutorial Interaktif, ataupun Peta (map). Action Script yang digunakan pada versi Macromedia Flash 8 adalah Action Script 2.0.
Membuatlink pada blog - Link pada sebuah artikel di postingan biasanya ditandai dengan warna biru atau warna lain.Link sendiri berfungsi untuk mereferensi halaman lain melalui halaman artikel kita. Untuk membuat sebuah link pada postingan kita hanya cukup menyorot beberapa kata yang ingin kita jadikan referensi dan kemudian mengklik tombol link yang ada pada editor blog lalu
1t5q. Di artikel Mengenal Kelas JColorChooser Di Java, Anda diperkenalkan pada materi dasar program Java tentang kelas JColorChooser. Seperti yang dijelaskan pada artikel tersebut, kelas Java JColorChooser dapat digunakan dengan dua cara yaitu sebagai kotak dialog warna dan sebagai komponen. Di artikel kali ini, Anda diberi contoh program Java kelas JColorChooser yang digunakan sebagai kotak dialog warna. Ketika salah satu tombol button di program diklik, maka kotak dialog warna muncul. Pengguna aplikasi dapat memilih warna yang diinginkan untuk merubah warna latar atau warna teks dan kemudian menekan tombol OK. Baca artikel Menggunakan Kelas JColorChooser Sebagai Komponen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76// Nama file // JColorChooser sebagai kotak dialog pilihan warna // Mengimpor kelas import import import import // Deklarasi kelas public class DemoJColorChooser extends JFrame { Container kontener; Color warnaKontenerAwal, warnaKontener; Color warnaTeksAwal, warnaTeks; JLabel label; Font modelHuruf; JButton jbtKontener, jbtTeks; JPanel panel; TitledBorder border; // Konstruktor public DemoJColorChooser { modelHuruf = new Font"Tahoma", + 21; label = new JLabel"Pemrograman Bahasa Java", jbtKontener = new JButton"Warna Background"; jbtTeks = new JButton"Warna Teks"; border = new TitledBorder"Tombol Rubah Warna"; panel = new JPanel; GridLayout1, 2; kontener = getContentPane; BorderLayout; new ActionListener { public void actionPerformedActionEvent ae { warnaKontenerAwal = warnaKontener = "Pilihan Warna", warnaKontenerAwal; ifwarnaKontener != null } } ; new ActionListener { public void actionPerformedActionEvent ae { warnaTeksAwal = warnaTeks = "Pilihan Warna", warnaTeksAwal; ifwarnaTeks != null } } ; } // Metoda main public static void mainString[] args { DemoJColorChooser frame = new DemoJColorChooser; DemoJColorChooser"; 150; } } Untuk bisa menggunakan kelas Java JColorChooser sebagai kotak dialog warna, Anda perlu menggunakan metoda showDialog dari kelas tersebut. Kotak dialog warna akan bertindak sebagai modal, artinya Anda tidak dapat berpindah ke jendela window yang lain sebelum kotak dialog warna tersebut ditutup dismissed. Agar kotak dialog pilihan warna bertindak sebagai modal, argumen dari parameter pertama adalah kelas luar parent component. Anda dapat mengakses kata kunci keyword this dari kelas luar menggunakan misalnya Parent component adalah acuan ke jendela dari mana kotak dialog pilihan warna dimunculkan. Dengan argumen pertama adalah parent component, kotak dialog warna akan ditampilkan di tengah jendela dari parent component tersebut. Bila argumen pertama bernilai null, kotak dialok pilihan warna akan ditampilkan di tengah layar.
Di bawah ini kita akan membuat cara membuat button file upload dengan HTML. Button file upload ini biasanya digunakan untuk dapat mengupload sebuah file dari perangkat kita atau di drive untuk diupload di website, biasanya filenya berupa dokumen atau UploadContoh Klik pada tombol "Choose File" untuk mengupload file formHow To
translation by you can also view the original English article Saat ini ada seribu cara untuk merancang dan membuat tombol dan pernahkah anda mencoba untuk melihat beberapa desain tombol di dribbble untuk mendapatkan inspirasi? Banyak contoh-contoh dari desain yang sama persis, tapi kadang-kadang ada beberapa hal yang sedikit berbeda dari fungsi dan tujuan pembuatan tombol tersebut. Bahkan sekarang kita dapat dengan mudah membuat desain tombol yang bagus, elegan, dan stylish dengan adanya CSS3 yang sebelumnya kita harus membuat desain tombol dari gambar agar dapat ditampilkan di web browser versi lama. Banyak orang yang membuat desain dan mereka sering membagi karya mereka secara gratis dalam bentuk UI elemen dalam bentuk gambar atau format *.PSD. Tapi mengapa anda tidak mencoba meluangkan waktu untuk mempertimbangkan apakah anda harus memakai tombol gratisan yang tidak sesuai? Tapi kalau memang bagus sih boleh-boleh saja. Mendesain ulang tombol orang lain memang baik-baik saja, tidak masalah kok, anda dapat menghemat waktu, tetapi tidak ada salahnya anda meluangkan waktu untuk memahami desain dan melihat komposisi tombol sedikit lebih detail. Bagaimana tombol itu dirancang? Apakah tombol tersebut memiliki keunikan? Apakah tombol saya cukup menonjol? Apakah saya perlu tombol primer, sekunder, atau tersier? Apakah tampilannya menarik? Mengapa tidak? Kita semua termasuk saya ingin memiliki desain tombol yang keren dan mencari tombol yang benar-benar berguna. Berikut ini ada sepuluh hal mengenai prinsip-prinsip desain secara umum dan sederhana yang dapat mengoptimalkan desain tombol dan UI User Interface pada umumnya. 1. Desain Tombol Harus Cocok dengan Style Brand Anda Untuk para profesional desainer pasti sudah mengerti dengan judul diatas. Di sini kita diarahkan bagaimana untuk bisa membuat desain yang cocok dengan warna, gaya grafis atau memiliki ciri khas suatu merek atau logo. Mungkin ada beberapa bentuk yang menonjol, tekstur atau gaya desain yang dapat menginspirasi anda. Nah, dengan pedoman tersebut anda akan bisa membuat tombol yang melekat dengan brand anda. Jika Anda bisa mengambil kesempatan untuk bereksperimen dengan memperluas ide anda melalui antarmuka User Interface dengan menggunakan bentuk yang tepat, efek yang tepat, pewarnaan yang tepat, dan lain-lain. 2. Pencocokan Gaya Kontekstual Selanjutnya, lebih menekankan pada originalitas dan penempatan tombol agar sesuai dengan fungsi dan tujuan utama tombol tersebut. Buatlah tombol yang lebih baik dari segi desain atau tampilan dari sudut pandang pengguna. Tugas anda, buatlah tombol agar menarik untuk di klik atau mendapat semacam tindakan dari pengguna. Itulah salah satu unsur keberhasilan anda mendesain sebuah tombol. 3. Pastikan Tombol Memiliki Kontras Warna yang Baik Agar Terlihat Lebih Menonjol Dengan begitu banyak desain tombol yang terinspirasi oleh gaya tombol Apple iOS, khususnya di banyak UI Element *.PSD gratisan di luar sana. Beberapa desain tombol yang buruk biasanya terlihat menyatu dengan warna latar belakang akibat kurangnya pengaturan kontras antara warna yang digunakan. Jadinya tombol tersebut malah tidak User Friendly. Coba gunakan warna yang tepat, ukuran yang tepat, spasi atau jarak yang tepat, dan tipografi yang tepat untuk memastikan tombol Anda memiliki visual yang baik, agar tombol terlihat lebih menonjol dan jelas. 4. Pertimbangkan Penggunaan Style Rounded atau Shapely Buttons Kembali lagi ke poin nomer 1. Kok bolak-balik sih? Sabar dulu brow, untuk membuat style atau gaya yang digunakan dalam membuat tombol memang harus melihat style atau gaya dari brand anda sendiri. Anda harus dapat menentukan gaya yang cocok digunakan pada desain tombol yang akan anda buat. Baik itu bulat, kotak dengan gaya flat, atau tombol yang bergaya unyu-unyu. Hehehe. Silahkan anda sesuaikan sendiri. 5. Perhatikan Penekanan Elemen Sekunder User Interface Dari tampilan sebuah tombol harus memberikan gambaran secara umum kepada pengguna tentang fungsi tombol tersebut. Kemana user akan diarahkan jika menekan tombol tersebut? Apa yang dicari pengguna dengan tombol tersebut? dan Mengapa pengguna harus menekan tombol tersebut? Itulah yang menjadi permasalahan yang harus dipecahkan dalam membangun Elemen User Interface yang baik. Misalnya, penggunaan tombol option yang apabila di tekan akan memunculkan beberapa pilihan, atau tombol tab yang harus dipisahkan antara tab yang aktif dan tab yang lainnya. 6. Perhatikan Penggunaan Garis Pinggir Border Sebagian besar tombol yang kita lihat di luar sana memiliki beberapa bentuk border atau stroke. Lihat saja contoh gambar di bawah ini kanan. Pada latar belakang gelap ada baiknya untuk menambahkan border dengan warna yang lebih gelap dari pada warna background dari pada tanpa border yang membuat tombol terlihat sedikit berbaur dengan warna background. Saya menganggap hal ini menjadi prinsip desain umum ketika berhadapan dengan stroke / border dalam desain web. 7. Hati-hati Dengan Efek Shadow Untuk poin yang ke-7 ini hampir sama dengan poin nomer 6 di atas. Jika elemen lebih gelap dari latar belakang maka bayangan shadow yang harus digunakan adalah bayangan yang sangat halus. Mirip dengan penggunaan stroke dan border, saya sangat menganggap hal ini menjadi prinsip desain umum yang berlaku untuk semua elemen UI. 8. Penggunaan Icon pada Tombol Bisa Membuat Efek "WOW" Selain sebagai detail kecil lain yang selanjutnya dapat membedakan tombol Anda dari unsur-unsur yang sama, penggunaan elemen ikon sederhana seperti panah dapat memberikan beberapa rasa berupa tindakan kecil seperti apa yang terjadi ketika pengguna mengklik. Sebagai contoh, sebuah panah menunjuk tepat setelah teks pada tombol mungkin memberikan pengguna berupa ajakan untuk berpindah atau meninggalkan halaman ke halaman selanjutnya, sering kita lihat pada tombol "Read More". Kemudian, ikon panah menunjuk ke bawah mungkin menunjukkan bahwa beberapa konten akan semakin diungkapkan di bawah ini, atau mungkin beberapa jenis menu akan terbuka, mungkin seperti efek accordion menu 9. Pertimbangkan Styles Primer, Sekunder dan Tersier Ini biasanya digunakan untuk membedakan antara fungsi tombol yang satu dengan tombol yang lainnya. Untuk kepentingan antarmuka yang menggunakan banyak tombol. Misalnya, menggunakan tombol yang berukuran lebih besar atau berwarna lebih menonjol sebagai Primary Button, dan seterusnya. Lihat saja contoh gambar di bawah ini, mulai dari besar ke kecil, dan dari segi perbedaan warna antara tombol Primer, Sekunder, dan Tersier. 10. Efek pada Tombol Mempengaruhi Keberhasilan Tombol Untuk poin yang ke-10 ini adalah desain tombol yang bisa dibilang tingkat kesulitan membuatnya cukup tinggi, tapi hasilnya TOP BGT. Jelas sekali digambarkan, seakan-akan kita mengerti dengan kondisi dan fungsi tombol tersebut. Seolah-olah tombol tersebut dapat memberikan feedback setelah kita melakukan tindakan berupa klik pada tombol tersebut. Contoh saja twitter, ketika kita melihat tombol yang berisi tulisan Follow ketika kita klik tombol tersebut maka tulisannya bukan follow lagi, tapi tulisannya secara otomatis berubah menjadi Following atau Followed. Kesimpulan Sebagai desainer, Anda semua akan memiliki proses Anda sendiri. Apapun hal yang anda lakukan untuk belajar. Saya menulis artikel ini untuk memberi sedikit pengetahuan yang bermanfaat bagi anda dan membuat anda fokus dan menyipitkan mata dan berkata 'Ya itu memang benar!' Hahaha. Itu adalah bagian yang menyenangkan saat kita belajar. Desainer berbakat cenderung lebih kreatif dan mempunyai lebih banyak hal-hal yang mereka anggap penting diluar 10 hal yang saya sampaikan tadi. Tidak ada salahnya kembali untuk menggunakan pakem-pakem desain dan elemen UI User Interface yang sudah ada, Hal ini tentu dapat menghemat banyak waktu anda dalam bekerja. Saya tidak melarang jika anda tetap menggunakan desain tombol gratisan yang sudah anda download. Namun, pemahaman anda mengenai 10 prinsip dalam mendesain tombol yang sukses adalah bekal anda sebagai proses menjadi desainer yang lebih baik.