Tasawuf, harus dilaluinya secara berurutan; mulai dari Syariat, Tarekat, Hakikat dan Ma'rifat. Tidak mungkin dapat ditempuh secara terbalik dan tidk. pula secara terputus-putus. Dengan cara menempuh tahapan Tasawuf yang berurutan ini, seorang hamba. tidak akan mengalami kegagalan dan tiak pula mengalami kesesatan.
Akhlak dalam Islam memiliki lima ciri-ciri yaitu: rabbani, manusiawi, universal, seimbang, dan realistik. Berikut uraian ringkas kelima ciri-ciri tersebut. 1. Akhlak Rabbani. Ciri rabbani menegaskan bahwa akhlak dalam Islam bukanlah moral yang kondisional dan situasional, tetapi akhlak yang benar-benar memiliki nilai yang mutlak.
Tasawuf atau yang dikenal juga sebagai sufisme merupakan suatu ajaran tentang bagaimana menyucikan jiwa, menjernihkan akhlak, serta membangun dhahir dan batin untuk dapat memperoleh kebahagian abadi. Sejarah, madzhab, dan inti ajarannya memiliki sejumlah versi berbeda dalam mengartikan apa itu sufi atau tasawuf.
B. Kajian Tentang Akhlak 1. Pengertian Akhlak Mas‟ud dalam bukunya menjelaskan tentang pengertian akhlak, secara bahasa akhlak berasal dari kata bahasa arab قلاخا bentuk jamak dari "khuluqun" (قلخ) yang berarti "budi pekerti", sinonimya adalah etika dan moral. Etika berasal dari bahasa latin Etos yang berarti
Pengertian Tasawuf Akhlaki. Kata "tasawuf" dalam bahasa Arab adalah bisa "membersihkan" atau "saling membersihkan". Kata "membersihkan" merupakan kata kerja yang membutuhkan objek. Objek tasawuf adalah akhlak manusia. Kemudian kata "ahlaq" juga berasal dari bahasa Arab yang secara bahasa bermakna "pembuatan" atau
Adapun pengertian tasawuf secara terminologi : upaya melatih jiwa dengan berbagai kegiatan yang dapat membebaskan dirinya dari berbagai pengaruh kehidupan dunia sehingga mencerminkan akhlak yang mulia dan dekat dengan Allah SWT. 2004) cet. 10, h. 119 2 Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, (PT. Raja Grafindo Persada, 1997) Edisi. 1 Cet. 2 h. 179
Akhlak dan tasawuf merupakan entitas yang menyatu (integral) tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sebagaimana dikatakan, "Al-Akhlāqu bidāyatu at-tashawufi wa at-tashawufu nihāyatu al-akhlāqi" (akhlak adalah pangkal permulaan tasawuf, sedangkan tasawuf tujuan/batas akhir dari akhlak). Perilaku akhlak dalam Islam terkait dengan unsur Ilahiyah (nilai-nilai Ketuhanan) yang dianugrahkan
Tasawuf mengatur jalinan komunikasi vertikal antara manusia dengan Tuhannya. Tasawuf mementingkan akhlak sebagai dasar dari pelaksanaan ibadah¹⁴. "مَعْرِفَةُ اللهِ تَعَالَى حَتَّى لا يَكُونَ بَيْنَك وبينه حجاب". "Mengenal Allah Ta'ala sehingga antaramu dengan Allah tidak ada
263edv.